Dari lebaren kemaren aku punya dua cerita yang pengen aku share dgn teman teman sekalian :
1. Cerita Pertama
Awalnya salah satu ART ku bulan Juni minta keluar karena ada pekerjaan baru. Permintaan ART ku ini langsung aku setujui karena sebenarnya aku tidak begitu sreg dgn kerjaan dia dan characternya dan satu lagi awal Juli kan Nanda sudah masuk TK yg mana kuharap Nanda bisa lebih mandiri dan tidak tergantung pada ART sepenuhnya. Sekeluarnya si ART itu, aku tidak begitu nyaman karena ibu dari art itu suka menjelek jelek kan aku dan keluarga. Aku denger berita ini dari tetanggaku. Awalnya siy aku sempet mengklarifikasi masalah yang diomong2kan si Ibu art itu ketetanggaku. Tapi setelahnya kupikir pikir ngapain juga aku ladenin si Ibu itu. Percuma pikirku, wasting time. Sempet kubilang sama Ayah," bukan levelku Yah nanggepi omongan si radio fm itu * dikampungku si ibu itu mmg dijuluki radio fm krn kebiasaannya yg suka bergunjing*. Derajatku turun kalo aku ikut emosi, " begitu kataku ke Ayah. Sombong banget yah hehehhe...Aku yakin orang bisa melihat dari kenyataan mana yg bener dan yg salah
Lebaran hari pertama pagi hari, aku menyuapin NaGa didepan rumah. Kulihat si radio itu bersama temannya menuju kearah rumahku. Aku siy pura2 ga liat aja habisnya masih mangkel. Eh si ibu radio membuka pagar rumahku dan langsung meraih tanganku sambil bilang," Aku njaluk ngapuro ( minta maap ) ya Mba". Swear aku kaget dan trenyuh melihat ini karena dia jauh lebih tua dari aku dan berbesar hati meminta maap dgnku. "Aku sing enom yo akeh salahe Budhe, sama2 ya Budhe", begitu jawabku. Rasa mangkelku yg memuncak langsung sirna hilang tak berbekas setelah acara maap2an tadi. Yah, dia sdh meminta maap dgn ku tidak ada salahnya aku memaafkan dia juga toh Tuhan saja selalu memaafkan umatnya yg bergelimang dosa. Yippie...ga ada masalah lagi. Problem is over now.
2. Cerita kedua
Semoga ga pada bosen denger ceritaku ya. Kalo keinget peristiiwa ini jadi malu sendiri. Ceritanya sehabis mahgrib lebaran hari pertama, aku kencan dgn temen2 kampungku untuk berkunjung kebeberapa tetangga untuk sekedar mengucapkan selamat hari raya. Kita full team lho yg datang ( Ayah, aku dan duo NaGa ). Rumah pertama yang kita kunjungi adalah rumah Bu Haji Ahmad. Setelah mengucapkan salam, kita duduk teratur diruang tamu bu haji, sambil menunggu Bu Haji keluar, tiba2 dari dalam rumah kulihat ada seekor anak kucing kecil berjalan ke arah ruang tamu. Spontan kunaikkan kakiku ke kursi sambil tereak," kucing kucing aku takut. AYah Yah tolong". Eh semua malah pada ketawa termasuk Ayah huh sebel aku jadinya. Mereka pikir lucu kali ya. Temenku malah nambahi," Esti iku kucingnya dibawah kursimu". Tambah paniklah aku, tambah tereak tereaklah aku. Yoga yg kupangku malah jadi nangis kejer krn aku tereak2, untung Yoga langsung ditolong Ayahnya. Parnoku berakhir setelah cucu dari Bu Haji tsb membawa keluar kucing kecil itu dari ruang tamu. Lega akhirnya...kata Bu Haji," Oalah bu krishna wedi / takut kucing to". Besok kalo masih ada kucing itu, ga mau ah dateng lagi...takuttttt